Administrator
Keterangan posisi atau jabatan disini
Website URL: https://bks.dinkes-kotakupang.info
Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) menerapkan program kesehatan, serupa Brigade Kupang Sehat. Program tersebut awalnya diluncurkan Pemerintah Kota Kupang pada 2014 silam.
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek Kagum dengan Brigade Kupang Sehat
Minggu, 17 Januari 2016 03:06
Dipublikasi pada :
Warta
Selamat Pagi,Salam Sehat
Informasi bagi masyarakat Kota Kupang,sehubungan dengan adanya gangguan jaringan telepon maka untuk sementara call center Brigadir Kupang Sehat (BKS) di ahlikan.Terima Kasih
Pengalihan Sementara Call Center BKS (Brigade Kupang Sehat )
Selasa, 02 Februari 2021 12:33Coronavirus disease atau COVID-19 menular melalui droplet (percikan ludah) yang mengandung virus atau melalui kontak dengan permukaan yang terkena droplet. Virus ini dapat masuk melalui mukosa saluran seperti hidung, mulut, dan mata. Lalu, bagaimana jika droplet tersebut mengenai bayi? Apakah bayi dapat tertular COVID-19?
Dilansir dari CDC (Center for Disease Control and Prevention), penyebaran COVID-19 pada bayi baru lahir dapat saja terjadi melalui droplet yang ditularkan dari orang sekitar, seperti ibu/ayah, pengasuh, tenaga kesehatan, atau pengunjung yang mengidap COVID-19.
Di sisi lain, masih belum ada bukti kuat yang mendukung penularan dari ibu ke bayi selama dalam masa kehamilan atau pada saat proses melahirkan.
Hal ini selaras dengan pernyataan dari WHO bahwa sampai saat ini belum ada bukti atau laporan tentang transmisi vertikal COVID-19 dari ibu ke janin. CDC juga menegaskan bahwa virus SARS-CoV-2 tidak ditemukan pada cairan ketuban.
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) juga mempublikasikan hasil penelitian kecil yang mereka lakukan. Seluruh responden dalam penelitian yang merupakan ibu hamil terinfeksi COVID-19 dilaporkan melahirkan bayi sehat tanpa terinfeksi COVID-19.
Kesimpulan sementara yang dapat ditarik adalah belum ada risiko penularan virus corona dari ibu hamil ke janin selama masa kandungan.
Seperti yang dikemukakan di atas, kemungkinan bayi untuk terinfeksi SARS-CoV-2 adalah melalui droplet yang dapat ditularkan setelah bayi lahir. Jadi, apabila ibu terkonfirmasi positif COVID-19 berdekatan dengan bayi, tentu droplet dari ibu bisa saja menjadi media penularan ke bayi.
Lalu, bagaimana dengan ibu yang menyusui bayinya dengan ASI?
WHO menerangkan bahwa tidak ditemukan virus SARS-CoV-2 pada ASI ibu yang terkonfirmasi COVID-19.
Walaupun sampai sejauh ini virus corona pada dasarnya tidak terdeteksi dalam ASI, penularan bisa tetap terjadi melalui kontak fisik ibu berstatus positif COVID-19. Sehingga, ibu yang terkonfirmasi COVID-19 disarankan untuk memberikan ASI kepada bayi dalam bentuk ASI perah menggunakan botol susu yang steril.
Berdasarkan data yang dihimpun CDC, bayi 0-12 bulan merupakan rentang usia yang memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita gejala berat COVID-19 dibandingkan anak dengan usia lebih tua. Namun, informasi terkait gejala klinis dan derajat keparahan COVID-19 pada bayi masih sangat terbatas dan baru dilaporkan pada sedikit laporan kasus.
Gejala COVID-19 pada bayi kurang lebih mirip dengan orang dewasa, seperti:
- Demam
- Batuk
- Pilek
- Diare
- Lemas
- Napas cepat
- Sesak
- Nafsu makan menurun
Pada beberapa kasus yang dilaporkan oleh CDC, sejauh mana infeksi SARS-CoV-2 berkontribusi terhadap tanda-tanda infeksi dan komplikasi masih belum jelas karena gejala – gejala tersebut juga dapat ditemukan pada penyakit lain di bayi, seperti transient tachypnea of newborn, sindrom distress pernapasan pada bayi, dll.
Berdasarkan laporan kasus tersebut, mayoritas bayi cukup bulan (usia kehamilan 37 minggu) hanya memiliki gejala ringan dan sembuh tanpa komplikasi atau bahkan tidak bergejala sama sekali. Dilaporkan pula terdapat bayi dengan positif COVID-19 menderita gejala parah hingga membutuhkan ventilator.
Risiko COVID-19 pada Bayi Baru Lahir, Apakah Bisa Tertular?
Rabu, 08 Juli 2020 16:04Wali Kota Kupang Jefrison Riwu Kore mengatakan program layanan kesehatan melalui Brigade Kupang Sehat (BKS) telah memberikan layanan kesehatan yang bersifat darurat terhadap sebanyak 2.000 pasien.
Brigade Kupang Sehat adalah pola pelayanan jemput bola
Rabu, 08 Juli 2020 15:01
Dipublikasi pada :
Warta
Artikel Tags :
Terbentuknya Brigade Kupang Sehat (BKS) sejak 2014 lalu ternyata dilatarbelakangi oleh adanya kebutuhan masyarakat Kota Kupang yang sangat urgen. Seiring perkembangan kota saat itu, masalah kesehatan masyarakat khususnya yang berhubungan dengan kegawatdaruratan semakin banyak dan kompleks. Pemerintah Kota Kupang yang saat itu dipimpin Yonas Salean dan Hermanus Man telah bertekad menjadikan Kota Kupang sebagai smart city.
Dinkes Lembata Studi Banding ke Brigade Kupang Sehat
Rabu, 01 Agustus 2018 19:00
Dipublikasi pada :
Warta
Artikel Tags :
“Brigade Kupang Sehat memberikan pelayanan kesehatan dengan sistem jemput bola untuk memudahkan akses layanan kesehatan bagi warga. Program ini untuk mencegah terjadinya kematian karena terlambat ditolong seperti bayi dan ibu hamil,” kata Jonas Salean, Calon Wali Kota Kupang dalam salah satu kesempatan.
Brigade Kupang Sehat Siaga 24 Jam Layani Warga Kota
Minggu, 29 Juli 2018 09:44
Dipublikasi pada :
Warta
Artikel Tags :
Layanan BPJS Kesehatan kembali jadi perbincangan. Bermula dari kabar bahwa Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI) menyurati Pengurus Besar Ikatan Dokter indonesia (PB IDI), agar mencabut notulen rapat.
Tanpa Jaminan BPJS, Biaya Melahirkan Bisa Memberatkan
Jumat, 27 Juli 2018 04:09
Dipublikasi pada :
Info Sehat
Artikel Tags :
Pertemuan tim advokasi penderita kanker payudara HER2 positif Juniarti Tanjung dengan perwakilan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan pada Senin, 23 Juli 2018, berakhir buntu setelah somasi dilayangkan tim advokasi akhir pekan lalu. Tim advokasi pun memutuskan mencari keadilan lewat jalur meja hijau.
Pasien Kanker Gugat Jokowi dan BPJS Kesehatan Senin Depan
Kamis, 26 Juli 2018 07:03
Dipublikasi pada :
Info Sehat
Artikel Tags :